Khotmil Kutub Ngaji Posonan Ponpes Kyai Galang Sewu Sukses di Gelar

KGS-News

Kyai Galang Sewu, Tembalang-Pondok Pesantren (Ponpes) Kyai Galang Sewu sukses gelar acara tahunan khotmil kutub Ngaji Posonan pada Ahad malam, 24 April di Masjid Al-Ikhlas, Tembalang.

Dimulai dari pukul 21.00 WIB, acara Khotmil Kutub Ngaji Posonan berjalan lancar dengan dihadiri semua ustadz dan santri Ponpes Kyai Galang Sewu, serta warga sekitarnya.

Sesuai namanya, acara Khotmil Kutub Ngaji Posonan merupakan acara tahunan yang diadakan setiap akhir bulan Ramadhan. Acara ini sekaligus syukuran telah selesainya para santri dalam mengkaji kitab selama bulan Ramadhan.

Dalam agenda ngaji posonan, kitab yang dipelajari beserta pengampunya adalah sebagai berikut:

  1. Kitab Nailul Munahil oleh Ustadz Ulin Nuha ABA, M.Si.

Membahas dalil-dalil tentang tahlil dan besaranya keutamaan membaca tahlil bagi muslim.

    2. Kitab Irsyadul ‘Ibad oleh Kyai Arif Labib

Membahas mengenai kiat-kiat menjadi muslim berkualitas dan membahas perintah serta larangan Allah.

    3. Kitab At Tadzikroh Al Hadhromiyah oleh Kyai Abdilah Mathori, S.Pd.I.

Merupakan fiqih wanita, berisi syariat islam yang mengatur wanita dan persoalannya seputar islam.

    4. Kitab Arba’u Rosail oleh Kyai M.Nur Salafuddin, AH

Membahas mengenai keutamaan sholat  berjamaah dan ruginya bagi yang meninggalkan sholat berrjamaah.

    5. Kitab Kasyful Ghummah, Al-Adab Fid Du’ail Mustajabi, dan  Roudhotun Nisrina oleh Kyai M.Izzudin, A.H.

3 kitab tersebut berhasil diselesaikan dalam kurun waktu 21 hari. Adapun kitab Kasyful Ghummah membahas mengenai cara menghilangkan kesusahan hidup muslim, kitab Al-Adab Fid Du’ail Mustajabi menjelaskan adab seorangdalam  muslim mendapatkan doa yang mustajab, dan kitab Roudhotun Nisrina berisi keutamaan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Di akhir, Bapak Kyai M.Nur Salafuddin, AH berpesan jika kitab yang sudah dipelajari, dibawa pulang, kemudian disimpan.”

“Insya Allah akan memberi manfaat,” jelas beliau memberi alasan.

 “Jangan hanya ilmu itu sekadar menjadi ilmu pengetahuan, tetapi benar-benar ilmu itu menjadi ilmu yang hakiki, yaitu ilmu yang masuk di dalam hati, yang kemudian diimplementasikan di kehidupan sehari-hari itulah hakikatnya ilmu,” pesan Bapak Kyai M.Nur Salafuddin, AH agar menjadi renuangan bersama dalam menuntut ilmu.

Acara Khotmil Kutub Ngaji Posonan merupakan agenda sebelum kepulangan para santri ke kampung halaman (mudik).

Untuk mengetahui bagaimana keberlangsungan acara khotmil khutub, bisa di akses pada channel youtube kgs channel tv

Reporter: Hassa (KGS/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.