Maulid Penuh Cinta; Rahasia Menjadi Dekat dengan Rasulullah

KGS-News

Kyai Galang Sewu, Tembalang- Dalam rangka memperingati kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW, Segenap keluarga besar Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu (PP. KGS) mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jum’at (7/10). Kegiatan ini berlangsung di serambi masjid Al Ikhlas, yang diikuti oleh seluruh santri, keluarga besar PP. KGS dan warga jurang blimbing. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, pembacaan maulid simtudduror, mauidhoh hasanah kemudian doa dan penutup.

Peringatan maulid nabi merupakan suatu bentuk ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai makhluk sempurna dan terbaik yang dihadirkan oleh Allah SWT. Sebagai seorang muslim, kecintaan kepada Rasulullah merupakan sebuah keharusan untuk dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Karena lahir dan diutusnya beliau sebagai rasul merupakan rahmat yang tak terkira bagi seluruh alam.

Habib Muhammad Amin Al Atthos di dalam mauidhoh hasanah beliau berkata “Cinta adalah satu-satunya cara agar sampai kepada rasul dan Allah SWT, yaitu dengan mengenal dan dengan sering-sering menyebut namanya, dengan sering-sering mengetahui jasanya melalui membaca sejarah dan baca syamail (budi pekerti) hal ini ada banyak dalam kitab maulid”

“Allah SWT menciptakan Rasulullah sempurna dan tidak ada yang sesempurna Rasulullah. Allah jadikan Rasulullah kesempurnaan nya melebihi manusia lain, baik dari fisik dan akhlaknya. Nabi Muhammad memiliki mata, alis, dan hidungnya sempurna, Nabi Muhammad jika duduk terlihat paling tinggi dan  aromanya menempel sampai berhari-hari, wajahnya bercahaya hingga ketika Siti Aisyah kehilangan jarum dan gelap gulita Nabi Muhammad masuk ke dalam rumah wajah beliau bercahaya menerangi ruangan” Dawuh Habib Muhammad Amin Al Atthos.

Selain itu, beliau juga mengingatkan akan kemuliaan-kemuliaan dari Nabi Muhammad SAW, apapun, dimanapun, siapapun dan kapanpun ada Nabi Muhammad pasti penuh kemuliaan. Nabi Muhammad lahir 12 Rabiul Awal, tahun gajah hari senin sebelum subuh. Waktu sebelum subuh mulia karena Rasulullah lahir di sebelum subuh, hari Senin mulia karena Rasulullah lahir dihari Senin. Rabiul Awal lebih dikenal dengan bulan maulud yaitu kelahiran Rasulullah.  Apapun, kapanpun, siapapun, dimanapun, adalah kemuliaan, lahir Nabi Muhammad lahirlah kemuliaan, lahir Nabi Muhammad lahirlah dispensasi untuk seluruh umat.

Di akhir mauidhoh hasanah beliau berpesan “Ketika allah berikan semua itu kepada Nabi Muhammad niat Allah hanya 1 agar kita mengidolakan Rasulullah. Diantara para salafussholih pun berdoa “ya Allah jadikan hatiku kenal pada Nabi Muhammad”, kalau belom mantep berdoa seperti itu, hilangkan doa yang lain dan hanya berdoa “jadikan hatiku kenal pada Nabi Muhammad SAW” Kalau doa ini qabul maka semua doa akan terkabul karena semua sumber doa ada pada Rasulullah”.

وعن ابن مسْعُودٍ أنَّ رسُول اللَّهِ ﷺ قَالَ: أَوْلى النَّاسِ بِي يوْمَ الْقِيامةِ أَكْثَرُهُم عَليَّ صَلاَةً رواه الترمذي

“Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).

“Barang siapa hidupkan sunah ku maka dia benar-benar mencintaiku, barang siapa mencintai ku maka dia akan masuk surga bersama ku”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *