Suatu hari, ada 2 mahasiswa UNDIP datang ke Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu.
Dua mahasiswa ini bertemu dengan santri bernama Saiqul, dan menjelaskan maksud mereka untuk bertemu atau sowan kepada Kyai Sam’ani. Kemudian, dua mahasiswa ini diantar Saiqul untuk sowan kepada Kyai Sam’ani.
“Assalammu’alaikum….”
“Wa’alaikumussalam”
“Ngapunten bah, niki wonten tamu (maaf bah, ini ada tamu)” kata Saiqul
“Wonten perlu nopo nggih?” Kata Kyai Sam’ani
Singkat cerita, dua mahasiswa ini menceritakan maksud dan masalahnya kepada Kyai Sam’ani.
Kyai Sam’ani yang telah mendengar cerita tersebut kemudian terdiam sebentar.
Dan berkata, “Panjenengan gadah pacar nggih (kamu punya pacar)?”
Dua mahasiswa tersebut heran karena Kiai Sam’ani menegtahui apa yang ada dalam pikiran mereka sebelum mereka bercerita. Kemudian, Kyai Sam’ani memberi nasihat dan solusi atas masalah mahasiswa tersebut.
Sumber : Buku Jejak Juang Kyai Sam’ani (Diceritakan oleh santri bernama Muhammad Saiqul Haq)
Foto : Cendikia.kemenag
