{"id":2118,"date":"2026-10-27T11:55:40","date_gmt":"2026-10-27T04:55:40","guid":{"rendered":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/?p=2118"},"modified":"2026-10-27T11:59:53","modified_gmt":"2026-10-27T04:59:53","slug":"santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/","title":{"rendered":"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA  MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Author : Sapitri Indriani<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Sub Tema: Transformasi Pendidikan dan Literasi Kebangsaan<\/p>\n<p>\u0642\u064e\u064a\u0650\u0651\u062f\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u0650<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIkatlah ilmu dengan tulisan.\u201d<br \/>\nHadits singkat ini memiliki makna yang mendalam. Rasulullah SAW., mengajarkan bahwa ilmu tidak cukup hanya di hafal atau diucapkan, tetapi juga harus diikat dengan tulisan agar tidak hilang. Para ulama terdahulu, seperti Imam Syafi&#8217;i menegaskan bahwa ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya (Imran, 2024). Hal ini juga sejalan dengan sifat dasar manusia yaitu dapat melakukan kesalahan dan lupa (Wahyuningsih, 2025). Oleh sebab itu, tulisan menjadi hal yang penting karena menjadi salah satu upaya untuk menjaga ilmu dan keberlangsungan proses belajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam lingkungan pesantren yang diperuntukkan untuk mahasiswa, mencatat ilmu justru menjadi tantangan yang dihadapi santri. Menghabiskan waktu sepanjang hari untuk menjalani kegiatan dikampus dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan kemampuan belajar mahasiswa, dan mengantuk saat pembelajaran (Alwi dkk, 2024). Alih-alih beristirahat, santri justru masih harus mengikuti kegiatan pesantren di malam hari. Sebagian materi bisa terlewat ketika perhatian menurun, sementara catatan yang ditulis dalam keadaan tidak fokus berisiko kurang jelas dan tidak sesuai dengan penjelasan pengajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan waktu dan energi dapat menjadi tantangan dalam menjaga kualitas pembelajaran. Ketika catatan tidak lengkap, santri akan lebih kesulitan meninjau kembali materi secara mandiri. Tantangan ini semakin penting dalam pembelajaran yang melibatkan istilah bahasa Arab, Fiqih, Tafsir, Hadits, dan pembelajaran kitab kuning lainnya. Catatan yang kurang tepat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman apabila dipelajari kembali tanpa adanya klarifikasi (Misri, 2025). Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang dapat membantu santri mendapatkan bahan belajar yang lebih terorganisir dan akurat tanpa menghilangkan tanggung jawab pengajar untuk membimbing dan memvalidasi materi.<\/p>\n<p>Di tengah tantangan tersebut, perkembangan teknologi digital telah menawarkan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan (Sabarlah dkk, 2024). Salah satu perkembangan yang semakin banyak dimanfaatkan adalah artificial intelligence (AI). Dalam pendidikan, AI dapat digunakan untuk membuat ringkasan, latihan soal, serta evaluasi mandiri terkait materi yang telah dipelajari (Solihati &amp; Jamilah, 2024). Pemanfaatan ini dapat membuka peluang bagi santri untuk mengulang materi di luar waktu pembelajaran tatap muka dengan catatan yang lebih lengkap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penerapan AI tersebut dapat dilihat pada aplikasi Pintarly. Aplikasi tersebut dapat mengubah dokumen dan rekaman kelas menjadi catatan, kuis, dan flashcard. Meskipun Pintarly menawarkan berbagai fitur pendidikan, informasi resminya lebih menekankan pentingnya pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. Belum dijelaskan secara khusus bagaimana alur pembelajarannya disesuaikan dengan studi pesantren yang memerlukan verifikasi materi oleh pengajar serta ketelitian istilah keislaman. Ini menunjukkan bahwa ada peluang untuk membuat sistem yang lebih khusus untuk kebutuhan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan celah tersebut, esai ini mengusulkan SANTRIYA: inovasi pembelajaran berbasis AI guna meningkatkan pemahaman santri di era digital, terutama bagi santri yang juga menjalani perkuliahan. Berbeda dari pendekatan yang berfokus pada pengolahan materi menjadi bahan belajar, SANTRIYA mengusulkan integrasi antara penyusunan draf ringkasan dan soal oleh AI, verifikasi pengajar, evaluasi setelah pembelajaran (post-test), serta latihan mandiri yang dapat diulang. Selain itu, SANTRIYA juga menerapkan pengembangan AI yang dioptimalkan untuk mengenali istilah bahasa Arab dan keislaman yang digunakan dalam pembelajaran pesantren. Penyesuaian ini ditujukan untuk membantu meningkatkan ketepatan dan ketelitian transkripsi dan rangkuman pembelajaran, terutama ketika pengajar menyampaikan istilah kitab, dalil Al-Qur&#8217;an, hadis, maupun kosakata Arab yang kurang umum digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dengan demikian, pembeda yang ditawarkan bukan sekadar penggunaan AI untuk membuat ringkasan atau kuis, melainkan pembelajaran berbantuan AI yang mengintegrasikan pengolahan materi, evaluasi pemahaman, dan latihan mandiri dengan tetap menempatkan pengajar sebagai pembimbing utama. Melalui pendekatan ini, AI diharapkan dapat membantu santri belajar secara lebih fleksibel tanpa menghilangkan nilai pembelajaran langsung yang menjadi bagian penting dari pendidikan pesantren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SANTRIYA merupakan inovasi sistem pembelajaran yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence\/AI). Inovasi ini dirancang untuk mendukung kegiatan belajar santri di luar sesi pembelajaran bukan untuk menggantikan metode pengajaran langsung yang menjadi bagian penting dari pendidikan pesantren. Aplikasi ini menempatkan AI sebagai alat bantu untuk mengolah materi dan menyiapkan sarana latihan, sementara pengajar tetap memegang peran utama dalam menjelaskan, membimbing, serta memvalidasi pemahaman materi. Prinsip tersebut sejalan dengan pendekatan penggunaan AI yang berpusat pada manusia, sebagaimana ditekankan UNESCO (2023) dalam panduannya mengenai AI generatif dalam pendidikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SANTRIYA diarahkan untuk menghubungkan pembelajaran tatap muka dengan kegiatan belajar mandiri diluar sesi pembelajaran. Aplikasi ini memiliki fitur utama berupa perekaman proses pembelajaran, penyusunan transkrip dan rangkuman materi secara otomatis yang bisa diakses oleh santri kapanpun, post-test untuk mengukur pemahaman santri, serta latihan soal berbentuk kuis singkat dan game dari rangkuman materi untuk memperkuat pemahaman secara mandiri. Selain itu, tersedia fitur tambahan berupa informasi beasiswa dan perlombaan untuk mendukung pengembangan bakat dan minat santri. Seluruh materi yang dihasilkan AI harus melalui verifikasi dan persetujuan pengajar sebelum dipublikasikan, sehingga teknologi tetap berfungsi sebagai alat bantu tanpa menggantikan peran pengajar dalam menyampaikan dan membimbing pemahaman ilmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penerapan SANTRIYA dilakukan melalui rangkaian beberapa tahap. Pada tahap awal yaitu sebelum pembelajaran dimulai, pengajar mengaktifkan fitur perekaman pada aplikasi SANTRIYA setelah memastikan izin perekaman telah diperoleh. Proses perekaman ini hanya bisa diakses oleh akun para pengajar karena materi harus melewati proses verifikasi untuk menghindari kesalahan. Selama pembelajaran berlangsung, aplikasi merekam penjelasan pengajar hingga pembelajaran selesai. Rekaman ini menjadi bahan dasar bagi AI untuk mengolah materi yang disampaikan, sehingga pengajar dapat tetap menjalankan kegiatan mengajar seperti biasa tanpa harus menyusun seluruh dokumentasi secara manual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahap kedua yaitu setelah pembelajaran selesai, rekaman diproses untuk menghasilkan transkrip dan rangkuman materi. Hasil rangkuman tersebut kemudian ditampilkan kepada pengajar untuk diperiksa agar tidak ada kesalahan istilah dan pemahaman sebelum dipublikasikan ke ruang kelas digital yang sesuai untuk diakses santri. AI juga membantu menyusun soal post-test berdasarkan isi pembelajaran untuk mengukur sejauh mana pemahaman santri terhadap materi pada hari tersebut sehingga dapat menjadi bahan evaluasi untuk para pengajar dan santri. Pentingnya evaluasi melalui post-test juga didukung oleh penelitian Badianti (2023) terhadap 60 mahasiswa semester empat yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah pembelajaran yang menerapkan strategi pre-test dan post-test. Temuan ini dapat menjadi landasan pendukung penggunaan evaluasi setelah pembelajaran pada aplikasi SANTRIYA, meskipun konteks penelitian tersebut berbeda dengan pembelajaran di pesantren. Melalui fitur ini, hasil post-test tidak hanya digunakan untuk melihat pemahaman santri, tetapi juga menjadi bahan refleksi bagi pengajar untuk mengevaluasi penyampaian materi dan menentukan bagian yang perlu diperdalam pada pertemuan berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada tahap ketiga yaitu setelah materi dipublikasikan, santri dapat membuka rangkuman untuk mempelajari kembali materi tanpa ada batas maksimal. Santri kemudian dapat mengerjakan latihan soal berupa kuis singkat maupun kuis berbentuk permainan yang telah di rancang AI untuk membantu santri menguji pemahaman, mengulang materi, dan memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif. Hasil kuis dan game dapat ditampilkan dalam bentuk diagram garis sebagai informasi perkembangan belajar santri yang bersifat privasi. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti ketika pembelajaran selesai, tetapi berlanjut melalui pengulangan materi dan evaluasi mandiri. Secara umum, bentuk tahapan proses penerapan aplikasi SANTRIYA ialah sebagai berikut:<br \/>\n<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2119 size-full aligncenter\" src=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capture.png\" alt=\"\" width=\"292\" height=\"221\" data-wp-editing=\"1\" srcset=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capture.png 292w, https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capture-136x102.png 136w\" sizes=\"(max-width: 292px) 100vw, 292px\" \/>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Gambar 1. Tahapan proses aplikasi<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara keseluruhan, SANTRIYA menghubungkan perekaman pembelajaran, pengolahan materi, verifikasi pengajar, dan latihan interaktif dalam satu sistem. Melalui rancangan ini, SANTRIYA diharapkan dapat mendukung pembelajaran yang lebih terstruktur. Materi yang sebelumnya hanya disampaikan secara lisan dapat didokumentasikan, diperiksa oleh pengajar, lalu dimanfaatkan kembali oleh santri. Dengan demikian, aplikasi ini tidak mengambil alih peran pengajar, melainkan membantu memperluas akses terhadap materi yang telah diajarkan serta menyediakan sarana pengulangan yang lebih interaktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2120 aligncenter\" src=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capture-bnr.png\" alt=\"\" width=\"460\" height=\"528\" srcset=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capture-bnr.png 460w, https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capture-bnr-261x300.png 261w\" sizes=\"(max-width: 460px) 100vw, 460px\" \/>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0Gambar 2. Prototype aplikasi SANTRIYA<\/p>\n<p><strong>Akses gambar lebih jelas pada:\u00a0<a href=\"https:\/\/drive.google.com\/file\/d\/1qYRHLa1vpQu1ROy1BPSgofwEAeiwKBEK\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">klik di sini<\/a><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SANTRIYA memiliki kekuatan (strengths) berupa integrasi berbagai fitur pembelajaran dalam satu sistem, mulai dari perekaman pembelajaran, penyusunan rangkuman materi, pembuatan soal post-test, hingga latihan mandiri melalui kuis dan permainan edukatif. Selain itu, AI juga dirancang lebih optimal dalam mengenali istilah bahasa Arab dan keislaman. Integrasi tersebut dirancang untuk membantu santri mempelajari kembali materi setelah pembelajaran secara mandiri dengan sumber yang terpercaya. Meskipun demikian, SANTRIYA memiliki kelemahan (weaknesses) berupa risiko ketergantungan santri terhadap rangkuman yang memicu berkurangnya semangat santri dalam menyimak dan mencatat penjelasan pengajar. Untuk mengatasinya, rangkuman materi hanya dapat diakses setelah santri menyelesaikan post-test agar santri tetap terdorong untuk memahami materi selama pembelajaran berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">SANTRIYA juga berpotensi (opportunities) untuk mendukung digitalisasi pembelajaran pesantren melalui aplikasi yang disesuaikan dengan karakteristik keilmuan islam. Aplikasi ini juga dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan tiap kelas dan referensi yang disediakan pengajar. Sementara itu, ancamannya (threats) meliputi kemungkinan penyebaran materi keliru akibat kesalahan AI yang tidak terdeteksi serta persaingan dengan aplikasi pembelajaran lain yang memiliki fitur serupa. Untuk mengatasinya, setiap rangkuman dan soal harus diverifikasi oleh pengajar sebelum dipublikasikan. Sementara itu, agar mampu bersaing, SANTRIYA perlu menonjolkan dan mengembangkan keunggulannya secara bertahap melalui integrasi fitur pembelajaran dalam satu sistem yang disesuaikan dengan kebutuhan pesantren, termasuk pengenalan istilah bahasa Arab dan keislaman serta evaluasi pemahaman setelah pembelajaran. Dengan demikian, SANTRIYA tidak hanya menawarkan kemudahan belajar, tetapi juga memiliki karakteristik yang relevan dengan kegiatan pembelajaran di pesantren.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penerapan SANTRIYA diharapkan memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran pesantren secara bertahap. Dalam jangka pendek, SANTRIYA dapat memudahkan santri mengakses kembali materi pembelajaran yang lebih lengkap serta memperdalam dan menguji materi melalui latihan. Dalam jangka menengah, jika uji coba menunjukkan hasil positif, SANTRIYA berpotensi membentuk kebiasaan belajar mandiri yang lebih teratur dan membantu pengajar menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan hasil latihan. Dalam jangka panjang, apabila terbukti efektif dan berkelanjutan, SANTRIYA berpeluang diadaptasi oleh pesantren lain, meningkatkan literasi digital santri, serta memperkuat dokumentasi materi pembelajaran tanpa mengesampingkan tradisi keilmuan, peran pengajar, dan nilai-nilai pendidikan Islam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada akhirnya, keberhasilan SANTRIYA tidak ditentukan oleh seberapa canggih teknologi yang digunakan, melainkan oleh kemampuannya menjawab kebutuhan belajar santri tanpa mengurangi kualitas pendidikan pesantren. Penggunaan AI baru bernilai ketika membantu santri memahami materi dengan lebih baik, memberi pengajar informasi yang berguna, dan tetap menjaga ketepatan ilmu yang disampaikan. Oleh karena itu, SANTRIYA perlu dikembangkan melalui kolaborasi antara pengelola pesantren, para pengajar, santri, serta pihak yang memiliki kompetensi teknologi. Kolaborasi ini penting agar sistem yang dihasilkan tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga sesuai dengan kebiasaan belajar, kebutuhan pendidikan, dan nilai-nilai pesantren. Dengan pendekatan bertahap, pengawasan pengajar, dan evaluasi yang terukur, SANTRIYA berpotensi menjadi salah satu bentuk pemanfaatan AI yang mendukung transformasi digital pesantren tanpa menghilangkan esensi pembelajaran langsung.<\/p>\n<p>DAFTAR PUSTAKA<\/p>\n<p>Alwi, M., Alimuddin, M. A., Juhardi, Tahir, A., Risnashari, &amp; Masnani, S. W. (2024). Pengaruh kelelahan belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar tutorial online mahasiswa Universitas Terbuka Makassar. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 7(3), 1250.<br \/>\nBadianti, A. (2023). Efektivitas pre-test dan post test dalam pembelajaran listening di kalangan mahasiswa. TARBAWI: Journal on Islamic Education, 7(1).<br \/>\nImran, A. (2024). Ikatlah Ilmu dengan Tulisan. Universitas PTIQ Jakarta, 5.<\/p>\n<p>Misri, L., Lesmana, G., &amp; Aguslina. (2025). Mengatasi Kondisi Somnolen (Mengantuk) dalam Belajar Melalui Penerapan Layanan Konten Teknik High Touch dan High Tech Pada Siswa. Jurnal Pembelajaran Konseling dan Pendidikan, 8(2), 126-127.<br \/>\nSabarlah, Rufi&#8217;i, Rusmawati, R. D., Bandono, A., &amp; Kurniawan, A. (2024). Pemanfaatan AI dalam pengajaran dan pembelajaran. RESONA: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 8(2), 338.<br \/>\nhttps:\/\/doi.org\/10.35906\/resona.v8i2.2288<\/p>\n<p>Solihati, E., &amp; Jamilah. (2024). Pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk menyusun bahan ajar inovatif. Journal of Education, 1(2), 2-3. https:\/\/jurnaledu.com\/index.php\/joe\/article\/view\/38<br \/>\nUNESCO. (2023). Guidance for generative AI in education and research.<br \/>\nhttps:\/\/www.unesco.org<\/p>\n<p>Wahyuningsih, H. (2025). Manusia Tempat Salah Dan Lupa, Istighfarlah, Minta Maaflah, Maafkanlah! Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia, 1(2). https:\/\/psychology.uii.ac.id\/manusia-tempat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Author : Sapitri Indriani Sub Tema: Transformasi Pendidikan dan Literasi Kebangsaan \u0642\u064e\u064a\u0650\u0651\u062f\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u0650 \u201cIkatlah ilmu dengan tulisan.\u201d Hadits singkat ini memiliki makna yang mendalam. Rasulullah SAW., mengajarkan bahwa ilmu tidak cukup hanya di hafal atau diucapkan, tetapi juga harus diikat dengan tulisan agar tidak hilang. Para ulama terdahulu, seperti Imam Syafi&#8217;i menegaskan bahwa ilmu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":2122,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-2118","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-esai"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL - Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL - Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Author : Sapitri Indriani Sub Tema: Transformasi Pendidikan dan Literasi Kebangsaan \u0642\u064e\u064a\u0650\u0651\u062f\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u0650 \u201cIkatlah ilmu dengan tulisan.\u201d Hadits singkat ini memiliki makna yang mendalam. Rasulullah SAW., mengajarkan bahwa ilmu tidak cukup hanya di hafal atau diucapkan, tetapi juga harus diikat dengan tulisan agar tidak hilang. Para ulama terdahulu, seperti Imam Syafi&#8217;i menegaskan bahwa ilmu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-27T04:55:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-27T04:59:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capturew.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"610\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"484\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tim Redaksi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tim Redaksi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tim Redaksi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c55f826fe37cd2d15948e8216d8575be\"},\"headline\":\"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL\",\"datePublished\":\"2026-10-27T04:55:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-27T04:59:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/\"},\"wordCount\":1818,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Capturew.png\",\"articleSection\":[\"Esai\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/\",\"name\":\"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL - Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Capturew.png\",\"datePublished\":\"2026-10-27T04:55:40+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-27T04:59:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Capturew.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Capturew.png\",\"width\":610,\"height\":484},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/27\\\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu\",\"description\":\"ala Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyyah\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/cropped-kop-pondok-2.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/12\\\/cropped-kop-pondok-2.png\",\"width\":461,\"height\":105,\"caption\":\"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c55f826fe37cd2d15948e8216d8575be\",\"name\":\"Tim Redaksi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d583f64782b81e949534cf0408db460a9aa7313cc2015671c574e44c52a3a909?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d583f64782b81e949534cf0408db460a9aa7313cc2015671c574e44c52a3a909?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d583f64782b81e949534cf0408db460a9aa7313cc2015671c574e44c52a3a909?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tim Redaksi\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/kyaigalangsewu.net\\\/index.php\\\/author\\\/timredaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL - Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL - Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu","og_description":"Author : Sapitri Indriani Sub Tema: Transformasi Pendidikan dan Literasi Kebangsaan \u0642\u064e\u064a\u0650\u0651\u062f\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0652\u0639\u0650\u0644\u0652\u0645\u064e \u0628\u0650\u0627\u0644\u0652\u0643\u0650\u062a\u064e\u0627\u0628\u0650 \u201cIkatlah ilmu dengan tulisan.\u201d Hadits singkat ini memiliki makna yang mendalam. Rasulullah SAW., mengajarkan bahwa ilmu tidak cukup hanya di hafal atau diucapkan, tetapi juga harus diikat dengan tulisan agar tidak hilang. Para ulama terdahulu, seperti Imam Syafi&#8217;i menegaskan bahwa ilmu [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/","og_site_name":"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu","article_published_time":"2026-10-27T04:55:40+00:00","article_modified_time":"2026-10-27T04:59:53+00:00","og_image":[{"width":610,"height":484,"url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capturew.png","type":"image\/png"}],"author":"Tim Redaksi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tim Redaksi","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/"},"author":{"name":"Tim Redaksi","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#\/schema\/person\/c55f826fe37cd2d15948e8216d8575be"},"headline":"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL","datePublished":"2026-10-27T04:55:40+00:00","dateModified":"2026-10-27T04:59:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/"},"wordCount":1818,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capturew.png","articleSection":["Esai"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/","url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/","name":"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL - Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capturew.png","datePublished":"2026-10-27T04:55:40+00:00","dateModified":"2026-10-27T04:59:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#primaryimage","url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capturew.png","contentUrl":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Capturew.png","width":610,"height":484},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/2026\/10\/27\/santriya-inovasi-pembelajaran-berbasis-ai-guna-meningkatkan-pemahaman-santri-di-era-digital\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"SANTRIYA: INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS AI GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI DI ERA DIGITAL"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#website","url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/","name":"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu","description":"ala Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyyah","publisher":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#organization","name":"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu","url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/cropped-kop-pondok-2.png","contentUrl":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/cropped-kop-pondok-2.png","width":461,"height":105,"caption":"Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu"},"image":{"@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/#\/schema\/person\/c55f826fe37cd2d15948e8216d8575be","name":"Tim Redaksi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d583f64782b81e949534cf0408db460a9aa7313cc2015671c574e44c52a3a909?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d583f64782b81e949534cf0408db460a9aa7313cc2015671c574e44c52a3a909?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d583f64782b81e949534cf0408db460a9aa7313cc2015671c574e44c52a3a909?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tim Redaksi"},"url":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/author\/timredaksi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2118","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2118"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2118\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2123,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2118\/revisions\/2123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kyaigalangsewu.net\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}